Kronologi KM Barcelona VA Terbakar di Perairan Talise, 3 Penumpang Dikabarkan Meninggal Dunia - MENGGAPAI ASA

Kronologi KM Barcelona VA Terbakar di Perairan Talise, 3 Penumpang Dikabarkan Meninggal Dunia

menggapaiasa.comonologi KM Barcelona VA terbakar di Perairan Talise. Sebanyak 3 penumpang dikabarkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran itu.

Kapal Motor (KM) barcelona VA mengalami kebakaran saat berlayar di perairan sekitar Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025) siang. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus menjelaskan bahwa insiden kebakaran ini berawal saat kapal bertolak dari Pelabuhan Melonguane di Kepulauan Talaud sekitar pukul 00.00 Wita.

Kapal diketahui sempat singgah di Pelabuhan Lirung untuk menaikkan penumpang tambahan dan melanjutkan pelayaran pada pukul 02.00 Wita. Adapun sumber api diduga berasal dari salah satu kamar penumpang.

"Api diduga berasal dari salah satu kamar penumpang. Terinformasi asap keluar dari kamar nomor 33, tapi kita akan cek kebenarannya lebih lanjut,” ujar Yulius, dilansir dari Kompas.com.

Sementara itu, seorang warga Pulau Gangga, Jenly menjadi saksi mata peristiwa kebakaran kapal tersebut. Saat insiden terjadi, dia diketahui sedang berada di tepi pantai dan melihat asap mulai keluar dari kapal.

“Pertama dikira asap mesin, tapi setelah 5 sampai 10 menit asap makin tebal. Warga yang punya perahu langsung ke laut untuk membantu, Saya berhasil mengevakuasi 12 penumpang,” ungkapnya.

Alwina Inang, salah satu penumpang yang merupakan istri dari Kasat Lantas Polres Kepulauan Talaud, Christian M, menjelaskan momen menegangkan saat kebakaran terjadi. Diketahui kebakaran itu terjadi saat sebagian besar penumpang sedang makan siang atau beristirahat.

Adapun Alwina bersama keluarganya, termasuk Kasat Reskrim Talaud, terpaksa melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Dia mengaku berenang sekitar satu jam sebelum tim SAR tiba di lokasi dan memberikan pertolongan.

“Saat ini kami sudah berada di Pulau Serei bersama sekitar 50 penumpang lainnya. Beberapa korban langsung dijemput ambulans,” ucapnya.

Melansir dari TribunTangerang.com, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado saat itu segera menurunkan tim untuk melakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban. Dari sebanyak 280 penumpang, 3 orang dinyatakan tewas dalam kejadian kebakaran kapal tersebut.

Tiga korban meninggal dunia itu diketahui bernama Asna Lapae (50), Zakaria, dan Juliana Humulung (40). Selain mereka, sisanya masih dalam proses evakuasi, pendataan serta penanganan medis.

"Kami menurunkan sejumlah unsur SAR laut dan tim rescue untuk merespons cepat kejadian ini," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Mercy Randang.

Selanjutnya, untuk mendukung proses evakuasi, Basarnas mengerahkan kapal KN SAR Bima Sena, perahu karet (RIB dan rubber boat), serta tim penyelamat lengkap. Untuk operasi penyelamatan dipusatkan dari Posko Utama di Pelabuhan Manado.

Tim SAR gabungan saat ini terus menyisir area perairan sekitar lokasi kapal terbakar untuk memastikan tak ada korban yang tertinggal atau masih berada di laut. Proses pencarian ini dilakukan dengan dukungan dari berbagai instansi, termasuk TNI Al, Polairud, BPBD, relawan, dan nelayan lokal.

“Kondisi cuaca yang cukup bersahabat turut mendukung kelancaran proses evakuasi, namun tim tetap bekerja dengan kewaspadaan tinggi karena adanya potensi ledakan atau sisa bahan bakar dari kapal,” jelas George.

Sementara itu, untuk penyebab pasti insiden KM Barcelona VA terbakar masih belum diketahui. Namun, investigasi lebih lanjut akan dilakukan oleh otoritas terkait setelah operasi penyelamatan dinyatakan selesai. (*)

Posting Komentar untuk "Kronologi KM Barcelona VA Terbakar di Perairan Talise, 3 Penumpang Dikabarkan Meninggal Dunia"