Awal Mula Terbongkarnya Perselingkuhan Brigadir Ismoyo,Pamit Piket Tapi ke Rumah Wanita Lain - MENGGAPAI ASA

Awal Mula Terbongkarnya Perselingkuhan Brigadir Ismoyo,Pamit Piket Tapi ke Rumah Wanita Lain

menggapaiasa.comSetelah menangkap basah mereka, Propam Polres Tanjungbalai Sumatra Utara dan ketua lingkungan setempat akhirnya menggiring Brigadir Ismoyo ke mobil.

Brigadir Ismoyo yang awalnya pamit istri dengan alasan piket malam, malah ditahan di Polres Tanjungbalai.

Beredar video seorang perempuan melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Sumatra Utara pada Selasa (22/7/2025) dini hari.

Perempuan itu bernama Fazdilla Rebika.

Sementara lelaki yang digerebek adalah Brigadir Ismoyo, anggota Polsek Tanjungbalai Utara, Polres Tanjungbalai.

Pangkatnya brigadir, jenjang perwira pertama dalam struktur kepolisian Indonesia.

Fazdilla menemukan suaminya, Brigadir Ismoyo Ramadiansyah, berduaan dengan selingkuhan perempuan berinisial I.

Awalnya, Brigadir Ismoyo keluar rumah dengan alasan hendak piket malam.

Tapi, ternyata dia menginap di rumah perempuan berinisial I.

Selama menjalani rumah tangga, Brigadir Ismoyo disebut kerap menelantarkan istrinya.

Saat penggerebekan, Fazdilla Rebika didampingi personel Propam Polres Tanjungbalai dan ketua lingkungan setempat.

Kemudian, Brigadir Ismoyo digiring ke mobil untuk ditahan di Polres Tanjungbalai.

Kronologi Penggerebekan 

Kuasa hukum Fazdilla Rebika, Ade Bustami, mengatakan Brigadir Ismoyo sempat bersembunyi saat digerebek istri.

"Saat dilakukan penggerebekan tersebut, klien kami ini mendapat Ismoyo bersembunyi dibelakang pintu ditutupi selimut disalah satu kamar di rumah perempuan tersebut," paparnya, Rabu (23/7/2025).

Dalam video penggerebekan, Fazdilla Rebika mengetuk pintu rumah I berulang kali karena curiga suaminya ada di dalam.

"Buka pintunya, buka-buka, saya istrinya. Buka pintu ini, buka saya bilang," ucapnya.

Sambil memegang handphone untuk merekam, Fazdilla Rebika mencari keberadaan Brigadir Ismoyo.

"Udah kamu sembunyikan iya. Dimana lakiku? Udah kau sembunyikan iya," sambungnya.

Setelah berkeliling rumah, Brigadir Ismoyo ditemukan di balik pintu dengan ditutupi selimut.

Fazdilla Rebika mengaku curiga karena Brigadir Ismoyo izin piket dua hari.

"Benar kejadian itu kemarin subuh sekitar pukul 03.00 WIB pagi, dia ngaku kepada saya kalau dia sedang piket."

"Namun setelah saya telusuri, ternyata dia sedang berada di rumah seorang wanita lain," terangnya.

Kecurigaan dan Foto Asusila

Kliennya sudah curiga dengan Brigadir Ismoyo, karena ditemukan foto asusila dengan perempuan lain.

"Perselingkuhan ini sebenarnya sudah lama diketahui oleh klien kami. 

Bahkan, ditemukan ada foto-foto tidak wajar yang didapat klien kami Ismoyo dengan selingkuhannya," tandasnya.

Fazdilla Rebika telah melaporkan kasus ini ke Propam agar diproses etik dan proses pidana di Reserse Kriminal Polres Tanjungbalai.

"Karena klien kami ini merupakan istri sah dari Brigadir Ismoyo. 

Terlebih, Ismoyo ini sering tidak bertanggungjawab dengan istrinya," jelasnya.

Kasus perzinahan merupakan delik aduan, sehingga harus ada laporan dari suami atau istri bagi yang terikat pernikahan.

Ade menambahkan kliennya menemukan bukti perselingkuhan berupa video dugem Brigadir Ismoyo.

"Sempat dilihat oleh istrinya di ponsel si Ismoyo ada video dugem, jadi dikirim ke ponsel istrinya via pesan WhatsApp."

"Namun, pesan tersebut sudah ditarik dan video tersebut terhapus di ponsel klien kami," tuturnya.

Ia berharap Brigadir Ismoyo dapat disanksi PTDH dan diproses pidana.

"Karena sudah tidak lagi dapat tertolong perbuatannya. Sehingga klien kami meminta Kapolres untuk berikan sanksi tegas dengan PTDH karena perbuata Ismoyo ini tidak lagi dapat ditolerir," jelasnya.

(*/ menggapaiasa.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Posting Komentar untuk "Awal Mula Terbongkarnya Perselingkuhan Brigadir Ismoyo,Pamit Piket Tapi ke Rumah Wanita Lain"