Akibat kemacetan dan Antrean Panjang yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk Bali, 17 Pemudik Tumbang.


Berita lainnya.menggapaiasa.com-Jakarta - Kemacetan yang sangat parah mengular sejauh 32 kilometer ke arah Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali menyebabkan 17 pemudik terjatuh tak sadarkan diri pada Minggu (15/3) laluKejadian ini disebabkan oleh kelelahan dan kondisi cuaca panas yang ekstrim saat menunggu untuk masuk ke dalam kapal.


Pemudik telah menunggu selama sekitar 14 jam, namun belum bisa masuk ke dalam kapal. Pelayanan penyeberangan serta operasional kapal di Pelabuhan Gilimanuk diatur oleh ASDP Indonesia Ferry.

Sebagian besar dari mereka yang terdampak adalah pengendara motor yang harus bertahan menghadapi debu dan panas terik di sepanjang jalan utama Denpasar-Gilimanuk. Tim medis dari Dokkes Polres Jembrana hadir untuk memberikan perawatan pertama di lokasi-lokasi kemacetan. Kasi Dokkes Polres Jembrana, Aiptu I Gusti Bagus Adi Sadnyana Putra, mengonfirmasi bahwa sampai Minggu sorepihaknya telah memberikan bantuan kepada beberapa pemudik yang mengalami masalah kesehatan serius.

Dari 17 orang yang terjatuh, 16 orang di antaranya didiagnosis mengalami heat syncope, yaitu kondisi pingsan atau merasa pusing secara tiba-tiba karena terpapar suhu yang sangat tinggi. Situasi ini mengakibatkan pembuluh darah melebar, yang berujung pada penurunan signifikan aliran darah ke otak.

"Enam belas individu yang mengalami heat syncope sudah ditangani dan dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan. Sementara satu orang lainnya mengalami vulnus laceratum atau luka robek," kata Adi.

Posting Komentar untuk "Akibat kemacetan dan Antrean Panjang yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk Bali, 17 Pemudik Tumbang."